Virus Corona!, Diskes Rohul Bentuk Tim Siaga

08 Mar 2020, 14:48:45 WIB

By Ari Fijri

Virus Corona!, Diskes Rohul Bentuk Tim Siaga

PASIR PENGARAIAN - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bergerak cepat dan membentuk tim siaga Corona Virus (Covid-19), walaupun di Rohul belum ada warga terinfeksi atau suspek virus yang sudah banyak menelan korban jiwa ini.

Tim siaga Corona dibentuk, menyikapi mewabahnya Virus Novel Corona Virus (Covid-19) di Indonesia, khususnya wilayah Provinsi Riau. Meski siaga, Diskes Rohul Memastikan belum ada warga Rohul yang suspek atau gejala terkontaminasi virus corona.

Saat ini Diskes Rohul sudah membentuk tim kesiapsiagaan yang  bertujuan, memfokuskan langkah penanganan dan sosialisasi serta pemantauan terhadap warga Rohul yang baru pulang bepergian ke Luar negeri atau daerah yang terjangkit virus mematikan itu.

Informasi Kadiskes Rohul dr. Bambang Triono melalui Kepala bidang (Kabid) P2 PL Diskes Rohul dr. Darmadi Lubis menjelaskan, bahwa Tim Kesiapsiagaan dipimpin langsung Kepala Diskes Rohul.

"Tim juga melibatkan Bidang-bidang di  Diskes sesuai peranan masing-masing, Seperti bidang Kesmas yang nantinya fokus mempromosikan pencegahan, PHBS serta P2P dalam pelayana dan Penanggulangan," kata Darmadi Lubis, Rabu (4/3/2020) sore.

Darmadi juga menambahkan, selain membentuk tim kesiapsiagaan, Diskes Rohul juga sudah membuat surat edaran ke seluruh puskesmas-puskesmas tentang panduan tata laksana penanganan Covid-19.

"Sedangkan di RSUD Rohul sebagai tempat penanganan sementara pasien suspek Corona Virus, sudah ada spesialis paru yang ditunjuk sebagai ketua tim tata laksana bila nantinya ditemukan kasus Covid 19," jelasnya.

Darmadi juga mengakui, dikarenakan Rohul bukan merupakan pintu masuk sehingga penanganan Corona Virus yang dilakukan bakal lebih menitikberatkan ke pencegahan serta pemantauan kesehatan bagi warga Rohul, yang baru pulang dari luar negeri atau daerah yang terjangkit wabah Covid 19.

Baca Juga :

"Sehingga peran Puskemas diharapkan melakukan pemantauan ke warga yang baru pulang dari luar negeri atau daerah yang terjangkit virus Corona selama 14 hari, apakah ada gejala yang menyerupai Covid 19 atau tidak," imbau Darmadi. (Fjr)

Rekomendasi Untuk Anda