Tewas di Barak PT EDI Rohul, IRT Ditemukan Berlumuran Darah

28 Mar 2019, 09:36:48 WIB

By Aisha Farhana

Tewas di Barak PT EDI Rohul, IRT Ditemukan Berlumuran Darah
Olah TKP Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di Barak PT EDI Rohul

KUNTO DARUSSALAM - Warga perumahan karyawan  Barak Tengah KKPA PT. Eka Dura Indonesia (EDI) Afdeling BQ Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rokan Hulu (Rohul) terguncang setelah penemuan seorang wanita tewas berlumuran darah.

Menurut laporan polisi Nomor: LP / 20 / III / 2019 / Riau / Res Rohul / Sek Kunto Darussalam, pada 25 Maret 2019, seorang ibu rumah tangga bernama Ida Wati (23 tahun) ditemukan tewas di rumahnya pada hari Senin (25/03/2019) sekitar pukul 12:30 WIB.

Baca Juga : Bupati Ambil sumpah dan Serahkan SK CPNS PTT dan THL BT

Kapolres, AKBP, Mr. Hasyim Risahondua SIK, MSi melalui Biro Hubungan Masyarakat Polres Rohul Ipda Fadli SH Ferry mengakui, menurut keterangan Mitra (37), sebagai pelapor menjelaskan ke penyidik Polsek Kunto Darussalam, Senin siang sekira pukul 12.00 WIB, dia baru saja pulang untuk makan siang.

Setibanya dirumah, pelapor melihat anak pertamanya yang bernama Riski (2 tahun) tidur di teras rumah, sementara anak keduanya, yang baru berumur 1 tahun, menangis di ayunan rumahnya.

Baca Juga : 180 siswa Rohul dibekali Pengetahuan Kepariwisataan oleh Dispar Riau

Saat memasuki rumahnya, pelapor terkejut melihat istrinya Ida Wati sudah terbaring di lantai, berlumuran darah, di tengah rumah, dekat ayunan anak keduanya.

Dengan ketakutan, pelapor membawa kedua anaknya ke Barak Putih dan bertemu dengan para saksi, Simpoh dan Edi. Dengan dua saksi tersebut, jurnalis mitra kembali ke rumah dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi Kunto Darussalam.

Baca Juga :

    Mendapat laporan bahwa ada tanda-tanda pembunuhan. Kapolsek Kunto Darussalam, AKP Sihol Sitinjak SH, didampingi oleh kanit reskrim dan anggota yang melakukan perjalanan ke tempat kejadian.

    Baca Juga : Dihadiri Bupati Sukiman, HUT ke 36 Muara Jaya Gelar Tabligh Akbar

    Setelah tiba di tempat kejadian, korban tewas kaku dan berdarah. Untuk memastikan kematiannya, tubuh para korban diangkut ke puskesmas Kunto Darussalam.

    Dalam pemeriksaan Luar (VER), petugas Puskesmas menemukan bahwa ada luka tusuk benda tajam di leher sisi kanan korban, luka kecil yang sobek di sisi kanan payudara.

    Kemudian, luka kecil robek di sisi kanan pinggang dan luka robek di telapak tangan kanan yang diduga korban sempat melakukan perlawanan.

    "Keluarga korban yang diwakili oleh suami korban (mitra) dan abang kandung dari korban menyatakan bahwa mereka telah menolak untuk melakukan otopsi," kata Ipda Ferry Fadli. (Ais)

    Rekomendasi Untuk Anda