Sukiman : Adat dan Budaya Melayu Perlu Dilestarikan Ditengah Masyarakat

06 Agu 2020, 22:25:55 WIB

By Ari Fijri

Sukiman : Adat dan Budaya Melayu Perlu Dilestarikan Ditengah Masyarakat
Bupati Sukiman foto bersama dengan tokoh adat Rambah Hilir

RAMBAH HILIR - Menjadi salah satu daerah yang berada di tanah bumi melayu, mengharuskan kita semua untuk berjuang dan terus berupaya untuk melestarikan adat dan budaya melayu. Khususnya di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), budaya dan adat melayu harus tetap melekat ditengah masyarakat.

Hal itu yang diutarakan Bupati Rokan Hulu H. Sukiman saat acara Peresmian Pengurus Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Kecamatan dan LAD (Lembaga Adat Desa) se Kecamatan Rambah Hilir, di Muara Rumbai, Kamis (6/8/2020).

Bupati juga menyatakan terkait komitmen pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam melestarikan budaya melayu di Rokan Hulu. Salah satunya adalah dengan merencakan pelaksanaan pembelajaran muatan lokal budaya melayu Riau Rokan Hulu, mulai tahun 2021 mendatang.

"Untuk itu salah satu unsur yang di harapkan berperan dalam hal ini adalah para datuk-datuk, pucuk suku dan pemangku adat lainnya, untuk tetap menajaga, melestarikan dan mewariskan adat dan budaya tersebut ke generasi muda dan anak cucu kita, " Kata Sukiman

Kemudian menyangkut dengan aspirasi para datuk, yang di nyatakan sebagai "bisiek tu buluih", telah di rencanakan akan di laksanakan pada tahun 2021 mendatang, yang meliputi rehab gedung LKA Rp 200 juta dan rehab Gedung Astaka 400 juta beserta jalan menuju Gedung Astaka.

Dalam kegiatan itu, Bupati Sukiman memakai gelar adat Datuk Setia Amanah Panglimo Pukaso dan Pakaian adat kebesaran melayu itu, menyaksikan pengukuhan sekaligus pelantikan Ketua LKA Kecamatan Rambah Hilir, dengan Ketua nya, H. Agussalim Datuk Rajo Nun Ampu.

Sedangkan, Ketua Panitia Romi Juliandra SE dalam laporannya, Datuk Bijak Bukato, menyampaikan kebanggaan nya dalam acara ini, selanjutnya Ketua Panitia yang juga Kepala Desa Rambah Hilir, juga menyampaikan usulan atau aspirasi Pucuk dan Datuk Adat, kepada Bupati, yang meminta untuk Rehab gedung LKA, gedung astaka dan pengaspalan jalan menuju Astaka.

H. Zulyadaini Dt. Saudagar Rajo Kayo, Ketua DPH LAM Riau Rokan Hulu, menyampaikan bahwa pembentukan lembaga adat sampai ke tingkat Desa dalam rangka usaha mengembangkan adat di daerah kita Negeri Seribu Suluk.

Baca Juga :

"Sehingga etika moral dan tata krama serta nilai-nilai budaya melayu dapat dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat kita," harapnya. (Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Rekomendasi Untuk Anda