Sangketa Lahan : Pimpinan DPRD Minta Lahan Dewi Robinar Diperjelas

13 Jul 2022, 14:28:06 WIB

By Paw

Sangketa Lahan : Pimpinan DPRD Minta Lahan  Dewi Robinar Diperjelas
Sangketa Lahan : Pimpinan DPRD Minta Lahan Dewi Robinar Diperjelas

RohultodayID - Komisi I DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) gelar rapat dengar pendapat dengan koperasi Tamiang Raya Desa Lubuk Napal Kecamatan Rambah Samo.

Gelar pendapat ini terkait Sengketa lahan koperasi Tani Tamiangan Raya, Desa Lubuk Napal yang di kuasai Oleh Atas nama Dewi Robinar seluas 250 Hektar.

Rapat Dengar Pendapat ini langsung di pimpinan ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Andrizal, ketu komisi I DPRD Rokan Hulu, Budi Darman, anggota komisi I DPRD Rohul, dan di hadiri Kasat Intelkam Polres Rohul, Camat Rambah Samo, Kepala Desa Lubuk Napal, Ketua Kerapatan Adat Datuk Bondaro, Pucuk Suku, Anak Keponankan Luhak Rambah, Tokoh tokoh masyarakat.

Ketua Hulubalang Lembaga Adat Rambah Alirman Gelar Panglimo Dubalang Rajo Selasa (12/07/2022/ mengatakan, dalam sengketa ini sudah memasuki tahap proses Pengadilan yang objek perkara nya bukan di Desa Teluk Aur melainkan di Desa Lubuk Napal.

"Keterangan Kepala Desa Sofyan yang pernah menjabat 4  Periode dari desa Induk sebelum pemekaran desa Rambah samo, sampai pemekaran menjadi 6 desa termasuk  Desa Lubuk Napal, dan Desa Teluk Aur yang dahulu nya satu desa.

Letak lahan yang di sengketakan bukan termasuk di desa teluk aur, atas nama kepala desa membatalkan surat tanah sebanyak 176 buah surat, dengan alasan yang saya tanda tangan bukan di desa Lubuk Napal.

Kepala desa lubuk Napal H Sofian mengatakan, dahulu nya dusun Lubuk napal sebelum pemekaran desa, bukan di dalam kawasan dan selama dia menguasai lahan tersebut baru satu kali berjumpa dengan Dewi Rubinar," kata Sofian.

Camat rambah Samo Herokertus Sembiring mengatakan, ada 8 surat yang ada nomor Legister yang ada terletak di desa desa teluk aur maka perlu di laku kan pengukuran ulang supaya jelas di mana letak lahan nya sesuai dengan surat.

Baca Juga :

"Untuk itu Administrasi Wilayah, badan pertanahan, KPH kabupaten Rokan hulu untuk secepat melakukan pengukuran ulang supaya tidak terjadi komplik antara masyarakat," tutur. Herokertus Sembiring

Sementara itu pimpinan DPRD kabupaten Rohul,  Andrisal menjelaskan, Terkait sengketa lahan antara koperasi tamiang raya dengan Dewi robinar pihak terkait perlu turun ke objek sengketa.

"Dan memperjelas Objek perkara yang sudah di pengadilan agar tidak mengagu proses Pengadilan yang bukan objek nya jangan di campur adukan," jelas Andrisal. (Rtd/rls/pw)

Rekomendasi Untuk Anda