Rakor Penanganan Darurat Bencana, Pjs Bupati Rohul Segera Bentuk Tim Reaksi Cepat

23 Nov 2020, 10:48:07 WIB

By Ari Fijri

Rakor Penanganan Darurat Bencana, Pjs Bupati Rohul Segera Bentuk Tim Reaksi Cepat
Rakor penanggulangan bencana

ROKAN HULU – Dalam rapat koordinasi penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2020, Senin (23/11), Pjs Bupati Rohul segera bentuk tim Reaksi Cepat.

Hal itu dikatakan sangat perlu dilakukan Penanganan cepat dari BPBD dan stekholder baik berupa pembuatan SK tanggap darurat maupun dalam tindakan penanganan.

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Rohul Drs.H.Masrul Kasmy, M.Si, Dan turut hadir Kepala BNPB Pusat, Kapolres Rohul, Danramil Rambah, Asisten I ,serta beberapa Pejabat Eselon II dilingkungan pemerintah daerah Rohul, Dan Sekretaris BPBD Afrizal, Lurah dan Kades Se Kec.Rambah

Pjs Bupati Rohul Masrul Kasmy juga sampaikan bahwa pelaksanaan rapat ini berdasarkan arahan dari pemerintah pusat melalui pegawainya yang ada di BPBD terkait Disaster Bencana merupakan tanggung jawab semua yakni seluruh OPD.

Dalam rapat ini juga diminta agar membentuk tim reaksi cepat yang mana dalam tim tersebut adanya sistem tim komando

"Jadi jelas jika adanya bencana siapa yang akan menangani dan siapa yang akan ambil komando dalam hal menentukan tanggap darurat serta langkah apa yang dilakukan dan yang paling penting adalah bagaimana agar segera mungkin memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana" ujar Pjs Bupati

"Selanjutnya baru nanti akan dilakukan upaya penanggulangan berupa infrastruktur yang akan dilakukan PU berupa alat-alat berat, oleh karena itu tim reaksi cepat ini serta segera menyiapkan Posko di tempat daerah yang rawan bencana agar ada tempat pengaduan masyarakat serta dalam penanganan bencana bisa cepat dilakukan" tambahnya.

Beberapa hari lalu sudah ada terjadi bencana banjir yang juga sempat menghanyutkan rumah warga serta longsornya turap sungai di Desa Sialang, berkenan dengan ini dinas Sosial P3A akan memberikan bantuan berupa pangan seperti 9 bahan pokok serta juga dari BPBD juga akan memberikan bantuan pangan.

Baca Juga :

Pjs Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini dalam penanganan bencana yang baru terjadi pihak Dinas mengalami kewalahan yang dikarenakan terbatasnya alat serta juga terkendalanya bantuan operasional, oleh karena itu dari hasil rapat ini pihak BPBD akan memberikan bantuan operasional yang bersifat stimulan dan pada dasarnya seharusnya seluruh OPD memiliki tanggungjawab dalam hal ini.

Pjs juga menegaskan bahwa agar BPBD segera membuat SK penanggulangan Bencana dan segera dibentuknya Tim tanggap darurat sebab saat ini dapat diketahui curah hujan sudah sangat tinggi.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris BPBD Afrizal saat di wawancarai mengatakan bahwa dapat diketahui di Rohul Sendiri hampir setiap tahun mengalami bencana terutama banjir.

"Jika curah hujan sudah mulai tinggi maka daerah kita yang terdiri dari beberapa sungai seperti sungai Rokan Kiri, Rokan Kanan, Sungai Kaiti dan Sungai Sosa jadi untuk mengantisipasi itu kita akan bentuk tim reaksi cepat dari Stakeholder, jika terjadi bencana maka tim reaksi cepat akan satu komando dan untuk biaya nya akan di anggarkan" kata Afrizal.

Terkait SK penanganan bencana jelas Afrizal telah dibuat per 20 November kemaren namun diperlukan harmonisasi hukum, akan tetapi saat ini sudah siap dilaksanakan.

Pjs Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini dalam penanganan bencana yang baru terjadi pihak Dinas mengalami kewalahan yang dikarenakan terbatasnya alat serta juga terkendalanya bantuan operasional, oleh karena itu dari hasil rapat ini pihak BPBD akan memberikan bantuan operasional yang bersifat stimulan dan pada dasarnya seharusnya seluruh OPD memiliki tanggungjawab dalam hal ini.

Pjs juga menegaskan bahwa agar BPBD segera membuat SK penanggulangan Bencana dan segera dibentuknya Tim tanggap darurat sebab saat ini dapat diketahui curah hujan sudah sangat tinggi.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris BPBD Afrizal saat di wawancarai mengatakan bahwa dapat diketahui di Rohul Sendiri hampir setiap tahun mengalami bencana terutama banjir.

"Jika curah hujan sudah mulai tinggi maka daerah kita yang terdiri dari beberapa sungai seperti sungai Rokan Kiri, Rokan Kanan, Sungai Kaiti dan Sungai Sosa jadi untuk mengantisipasi itu kita akan bentuk tim reaksi cepat dari Stakeholder, jika terjadi bencana maka tim reaksi cepat akan satu komando dan untuk biaya nya akan di anggarkan" kata Afrizal.

Terkait SK penanganan bencana jelas Afrizal telah dibuat per 20 November kemaren namun diperlukan harmonisasi hukum, akan tetapi saat ini sudah siap dilaksanakan.

Selanjutnya Kapolres AKBP Taupfiq Lukman Nurhidayat SIK Menyampaikan dalam penangan bencana telah dilakukan peringatan secara dini atau Only Warning Sistem terkait pencegahan awal yang berkaitan dengan bahaya dampak terjadinya bencana, bahwa pihak kepolisian khusus nya Polres Rohul bersama sama dengan jajaran baik Polsek selalu menghimbau kepada masyarakat baik melalui bhabinkamtibmas maupun juga melalui kegiatan Polres yang dilakukan yakni Subuh keliling berupa himbauan tertulis dalam artian agar masyarakat waspada dan senantiasa menjaga di keluarga masing-masing.

Kemudian Kapolres juga menyampaikan bahwa Kepolisian dalam hal ini siap apa bila ada terjadi bencana, dan sudah menyiapkan rencana konsikuensi terhadap baik itu bencana banjir maupun tanah longsor akan bersama dengan TNI serta dinas terkait dalam penanganan bencana. (ADV/ Pemkab Rokan Hulu)

Rekomendasi Untuk Anda