Puncak HKN Ke-55, Pemkab Komit Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Rohul

04 Des 2019, 22:25:42 WIB

By Ari Fijri

Puncak HKN Ke-55, Pemkab Komit Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Rohul
Bupati Sukiman didampingi Forkompinda, Sekda Abdul Haris, Ketua TP PKK Rohul, serahkan penghargaan kepada insan kesehatan, kades, perusahaan bersempena peringatan HKN ke 55 di Rohul.

PASIR PENGARAIAN – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-55 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) komit dan berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Pelaksanaan program tersebut sangat diharapkan bisa membuka seluas-luasnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Itu dikatakan Bupati Rohul H. Sukiman, usai Upacara Peringatan HKN Ke-55, di halaman Kantor Bupati Rohul, Rabu (4/12/2019) pagi.

Bupati Rohul H. Sukiman bacakan amanat tertulis Menteri Kesehatan RI, dimana peringatan HKN tahun ini ada dua isu kesehatan utama yang menjadi arahan Presiden untuk segera diselesaikan, yakni Stunting dan Jaminan Kesehatan Nasional.

Hal penting lainnya yang menjadi fokus arah pembangunan adalah membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Juga ada dua isu kesehatan lainnya yang juga harus diatasi yaitu tingginya harga obat dan alat kesehatan serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

"Hal-hal itu akan menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya,” kata Bupati Sukiman.

Usai upacara HKN, Bupati Rohul H. Sukiman, mengucapkan Selamat HKN Ke-55 tahun 2019. Dirinya juga berterima kasih keseluh insan kesehatan di Rohul, terutama jajaran kesehatan, lntas sektor Rohul juga seluruh masyarakat yang sudah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah mensukseskan program kesehatan di Rohul.

Baca Juga :

    Terkait Stunting yang jadi isu nasional, Mantan Dandim Inhil ini mengakui, bahwq angka stunting di Rohul sudah turun, berkat Komitmen Pemkab Rohul dan Instansi terkait melaksanakan program dan terobosan dalam menekankan angka stunting.

    "Itu salah satu kunci dari pencegahan stunting di Rohul, kepada Diskes Rohul dan OPD terkait telah membuat program dan terobosan, seperti pemeriksaan berat badan dan tinggi badan anak dan memenuhi kebutuhan gizi dalam masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Desa-Desa yang terkena Stunting di Rohul," katanya.

    Bupati Sukiman juga mendeklarasi Gema Cermat (Gerakan masyarakat Cerdas Menggunakan Obat). Gema Cermat sebuah upaya agar masyarakat memiliki pengetahuan penting terkait penggunaan obat.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul, dr Bambang Triono mengaku pihaknya dalam penanganan stunting di Rohul, Diskes Rohul sudah melakukan kegiatan-kegiatan seperti pemberian tablet tambah darah pada anak sekolah tingkat SD dan SMP terutama untuk putri remaja putri.

    "Ibu hamil dilakukan pemeriksaan pertama sampai ke-4, Kemudian untuk bayi balita kita lakukan imitasi itu sebagai upaya untuk penanggulangan stunting di Rohul," jelas Bambang.

    Gema Cermat yang dideklarasikan Bupati, Bambang mengaku sebagai upaya khususnya di bidang farmasi dan obat-obatan karena selama ini masyarakat menggunakan obat itu tidak sesuai aturan dan masyarakat juga membeli bebas di pasar.

    "Dengan Gema Cermat ini setiap obat yang dibeli masyarakat dan aturan mengkonsumsi obat itu harus melalui Apotek, jadi dengan begitu obat bisa dikontrol dan penggunaan obat bisa secara rasional digunakan," sebut Bambang.

    Bupati Sukiman juga memberikan penghargaan kepada insan kesehatan di Rohul, seperti Dokter, Perawat, Apoteker, Kepala Desa dan Perusahaan yang peduli dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Rohul. (Adv/Pemkab Rokan Hulu)

    Rekomendasi Untuk Anda