Kantor Desa Sungai Salak Terbakar, Surat dan Arsip Penting Ludes Terbakar

26 Jan 2021, 08:56:29 WIB

By Aufaa FR

Kantor Desa Sungai Salak Terbakar, Surat dan Arsip Penting Ludes Terbakar
Sekda Abdul Haris tinjau kantor desa Sungai Salak yang terbakar.

RAMBAH SAMO - Pasca terbakarnya Kantor Desa Sungai Salak, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pada Senin (25/1/2021) sekitar Pukul 4.30 Wib yang lalu, Bupati Rohul H. Sukiman melalui Sekda Abdul Haris turun langsung dan berharap pelayanan publik tetap berjalan.

“Walaupun kantor Desa Sungai Salak terkena musibah kebakaran, Pemkab Rohul berharap pelayanan pada masyarakat yang ingin mengurus administrasi pemerintahan dan kependudukan harus tetap berjalan”, pesan Sekda kepada Kepala Desa Sungai Salak Haryanto.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sungai Salak, Haryanto mengaku pasca terbakarnya Kantor Desa Sungai Salak, sebagaimana pesan Sekda Rohul, untuk pelayanan warga sementara dengan menumpang di salah satu rumah warga setempat.

"Sesuai dengan arahan dan pesan Sekda, agar kami tetap lakukan pelayanan ke masyarakat. Kita manfaatkan rumah warga yang memiliki jaringan Wi-Fi, sehingga kami bisa tetap dapat berikan pelayanan ke masyarakat," kata Haryanto.

Dijelaskan Haryanto, Kantor Desa Sungai Salak diduga sengaja dibakar oleh OTK, dan pihaknya meminta polisi mengusut kasus tersebut.

Dirinya mengetahui Kantor Desa Sungai Salak terbakar saat subuh, dirinya dibangunkan warga bernama Marhanda yang baru pulang dari kebun menjaga durian.

Mendapat informasi Kantor desa terbakar, Kades Haryanto langsung ke lokasi. Setibanya di TKP dirinya melihat api sudah membesar dan melalap atap bagian belakang Kantor Desa Sungai Salak.

"Saya saat itu dibantu warga, mencoba menyelamatkan beberapa barang penting, namun kebanyakan tidak terselamatkan," sebut Haryanto.

Baca Juga :

Tambah Haryanto, saat itu Ia juga sudah menginformasikan kebakaran Kantor Desa Sungai Salak ke Polsek Rambah Samo, BPBD, Satpol PP dan Damkar Rohul termasuk ke Bupati Rohul H. Sukiman.

“Mobil Damkar baru datang diperkirakan pukul 06.00 WIB, dan api baru berhasil dipadamkan petugas dibantu warga sekitar pukul 06.40 WIB, dan atap Kantor Desa Sungai Salak sudah ludes terbakar termasuk berkas dan arsip penting yang disimpan di kantor desa.

Haryanto juga mengakui bahwa ada kejanggalan kebakaran yang meludeskan Kantor Desa Sungai Salak tersebut.

Dirinya menduga kantor desa dibakar OTK, karena saat kebakaran terjadi meteran listrik maupun lampu masih menyala, bahkan saat api membesar dirinya yang mematikan kontak (saklar) di meteran atau KWh yang berada di depan kantor desa.

Kades Sungai Salak mengakui, belum mengetahui berapa kerugian akibat terbakarnya Kantor Desa Sungai Salak yang dibangun tahun 2010 tersebut, karena masih dihitung. (Ar)

Rekomendasi Untuk Anda