Hanya 2 di Sumatera, Bank Waqaf Mikro MZA Resmi Dilaunching Gubri

01 Apr 2019, 19:13:39 WIB

By Ari Fijri

Hanya 2 di Sumatera, Bank Waqaf Mikro MZA Resmi Dilaunching Gubri
Acara launching Bank Waqaf Mikro MZA

PASIR PENGARAIAN - Majlis Dzikir Al-Hidyah (MZA) Asia Pasifik lebarkan peranannya dalam pemberdayaan Umat. Tidak hanya untuk beribadah, MZA yang berpusat di Pasir Pengaraian kini berperan aktif dalam Pemberdayaan ekonomi Umat.

Hal ini terbukti melalui kegiatan peresmian Bank Waqaf Mikro MZA oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI Wimboh Santoso Bersama Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar Kamis (28/3/2019) lalu.

Peresmian Bank Waqaf Mikro itu juga dihadiri Anggota DPR-RI Komisi XI Jon Erizal, Bupati Siak Alfedri, Sekda Rohul Abdul Haris serta Puluhan Ribu Jemaah MZA yang berasal dari Riau, Kepri, Sumbar, Jambi, Aceh, Jawa, Malaysia dan Singapura.

Ketua dewan komisaris OJK RI Wimboh Santoso mengatakan, Bank Waqaf Mikro adalah program kerjasama antara OJK RI bersama Lembaga Zakat Nasional (LAZNAZ). Dalam Program ini LAZNAZ memberikan Bantuan Modal Kepada Bank Waqaf Mikro sebesar Rp4 miliar, sementara OJK memberikan pendampingan terkait managemen dan admisitrasi pengelola dan penerima kredit.

“Bank Waqaf Mikro ini hanya ada 45 unit di Indonesia, di Pulau Sumatera hanya ada 2 dan itupun adanya di Provinsi Riau, tepatnya di Rohul dan Siak,” Kata Wimboh.

Gubri Syamsuar, juga berikan apresiasi terhadap launching Bank Waqaf Mikro. Mantan bupati Siak ini mengharapkan, dengan keberadaan Bank Waqaf Mikro dapat membantu Pemerintah Provinsi Riau untuk mengangkat derajat masyarakat bawah di Riau.

“Berharap, keberadaan Bank ini dapat membantu masyarakat khususnya derajat hidup kaum duafa yang ada di bawah. Ini selaras dengan Komitmen kita dalam pola pengembangan ekonomi syariah,” ucapnya.

Pimpinan MDA AL-Hidayah Asia Pasifik Erizal ST, Sabtu (30/3/2019) mengatakan, ketertarikan MZA ikut menjadi pelaku pengembangan Bank Waqaf Mikro ini dilatarbelakngi adanya kesamaan Misi yaitu membantu masyarakat miskin dan Anak yatim.

Baca Juga :

    “Islam bukan hanya persoalan ibadah saja, disana juga di ajarkan muamalah, jadi MZA hari ini sudah masuk ke ranah muamalah mengembangkan ekonomi umat,” ujarnya

    Erizal ST yang kini juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPW PAN Riau, menargetkan sekitar 3000 nasabah akan menjadi nasabah bank waqaf mikro MZA, sesuai target yang ditetapkan OJK dengan jumlah pinjaman maksimal mencapai Rp3 juta yang dibayar selama setahun tanpa anggunan dan bunga.

    “Bagi masyarakat yang meminjam juga akan diberikan pendampingan, agar mereka benar-benar memanfaatkan pinjaman yang disalurkan untuk usaha mereka, sehingga tidak terjadi salah pemakaian,” jelasnya. (Fjr)

    Rekomendasi Untuk Anda