Guru di Kawasan PT. EDI tetap berikan Pendidikan Kepada Siswa

09 Jun 2020, 16:02:46 WIB

By Ari Fijri

Guru di Kawasan PT. EDI tetap berikan Pendidikan Kepada Siswa
Para guru di perusahaan PT. EDI Kunto Darussalam, Rohul, jadikan rumah dan tempat bermain anak disulap menjadi sekolah masa Pademi COVID-19

KUNTO DARUSSALAM – Ditengah pandemi COVID-19 ternyata tidak menurunkan semangat guru-guru sekolah dilingkungan PT. Ekadura Indonesia (PT EDI).

Hal ini terlihat dari cara pelayanan pendidikan yang dilaksanakan para guru-guru yang berada dalam kawasan PT EDI.

Program pendidikan mereka laksanakan dengan sangat berbeda dari pelayanan pendidikan dimasa normal. Mereka jadikan rumah dan tempat bermain anak menjadi sekolah dengan tetap menjalankan protokol COVID-19 secara ketat.

"Itu semua kita lakukan agar anak-anak yang tidak bisa belajar secara daring, mereka tetap dapat kesempatan belajar dan tetap dapat pelajaran sekolah,” kata Ginanjar Maolid, Guru Pembina PT EDI Kelurahan Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Delam penerapan protokol kesehatan, seluruh siswa siswi sebelum belajar, satu persatu diukur suhu tubuhnya.

Ditambah lagi setiap siswa dibagikan masker yang harus digunakan selama belajar. Seluruh guru juga dituntut memberikan edukasi mengenai COVID-19.

“Seluruh pelajar, mereka diajarkan bagaimana cara virus itu menyebar. Mereka juga diajarkan proses pencegahan COVID-19 seperti cuci tangan gunakan sabun selama 20 menit di air mengalir, gunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, lakukan phisical distancing, dan social distancing,” ucap Ginanjar Maolid, yang hobi bermain sulap.

Bukan itu saja, seluruh pelajar juga diajak berolahraga dan berjemur untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan menghilangkan stres dimasa Pandemi.

Baca Juga :

“Dengan dilaksanakannya pelayanan pendidikan seperti itu, siswa berharap bisa tetap memiliki semangat menimba ilmu dan tidak terlalu banyak bermain game online selama masa pandemi,” ucap Ginanjar.

Pihak manajemen PT EDI juga mendukung inovasi pelayanan pendidikan yang dikembangkan para tenaga pendidikan.

“Perusahaan bantu akomodasi transportasi bus sekolah bagi guru keliling Afdeling, juga menyediakan akses internet serta merubah halaman depan Mess jadi tempat belajar daring anak-anak yang nyaman,"

"Dimana semua kegiatan itu tetap menerapkan protokol pencegahan COVIF-19 secara ketat,” terang Dede Putra Kurniawan, CDO PT EDI.

Dengan pembatasan jumlah anak yang belajar, wajib cuci tangan sebelum masuk halaman mess, wajib gunakan masker dan pengukuran suhu dengan Thermogun jadi prosedur wajib bagi anak-anak yang mengerjakan tugas sekolah secara daring.

“Dalam memasuki New Normal saat ini, PT. EDI juga sudah persiapkan agenda-agenda kegiatan dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa. Hal ini didiskusikan antara manajemen PT EDI, Dinas Pendidikan Rohul dan Education Departemen and social engagement Head office Jakarta,” jeas Dede menambahkan. (Fjr)

Rekomendasi Untuk Anda