Bupati Rohul Resmikan Rumah Restorativ Justice Kejagung Kejaksaan Negeri Rokan Hulu

26 Mei 2022, 09:58:38 WIB

By Paw

Bupati Rohul Resmikan Rumah Restorativ Justice Kejagung Kejaksaan Negeri Rokan Hulu
Bupati Rohul Resmikan Rumah Restorativ Justice Kejagung Kejaksaan Negeri Rokan Hulu

Rohul Today - Bupati Rokan Hulu (Rohul) , Sukiman resmikan rumah restorativ justice Kejaksaan Agung , Kejaksaan Negeri rokan hulu yang dipusatkan di desa pasir baru Kecamatan Rambah Rabu 25 Mei 2022.

Bupati rohul, Sukiman (25/5/22) mengungkapkan tujuan dari rumah restorativ justice untuk penegakan hukum pidana dibawah kerugian Rp 2,5 juta rupiah bisa tidak pidanakan atau disidangkan hingga ketingkat pengadilan negeri.

Tetapi kasusnya  bisa dituntaskan melalui rumah restorastiv justice yang dibuat oleh kejaksaan agung melalui kejaksaan rokan hulu dengan melakukan koordinasi dengan petugas kejaksaan.

Menurut bupati, Sukiman  terobosan baru yang dibuat kejaksaan agung RI melalui kejaksaan negeri Rokan hulu akan lebih membantu masyarakat dalam pelayanan hukum untuk penegakan hukum pidana bagi pelanggar. " Sebut Sukiman.

Dijelaskannya dimana terobosan tersebut bagi pelanggar hukum pidana yang melanggar dengan kerugian korban dibawah Rp 2,5 juta rupiah bisa dituntaskan melalui rumah restorativ justice dengan mengikuti beberapa ketentuan yang harus dipatuhi dari kedua belah pihak baik itu pelaku maupun korban .

Terobosan dari kejaksaan RI yang bekerja sama dengan kejaksaan negeri Rokan hulu, kita selaku pemerintah daerah sangat mendukung, bahkan kita sudah menyediakan rumah restorativ justice di desa pasir baru.

Bahkan hari ini rumah restorativ justice sudah kita resmikan dengan disaksikan langsung oleh, kepala kejaksaan negeri Rokan hulu, Kapolres Rohul, ketua PN rohul, serta beberapa forkopinda dilingkungan Pemkab Rohul , ini sala satuk bentuk dukungan dari Pemkab Rohul " papar Sukiman.

" Untuk sementara baru satu rumah restorativ justice yang kita resmikan di kabupaten Rohul, tetapi tidak menutup kemungkinan akan bertambah kedepannya "

Baca Juga :

Sementara kepala kejaksaan negeri rokan hulu, Pri Wijeksono mengungkapkan ini sebagai salah satu langkah dari Kejagung RI untuk pelayanan hukum kepada masyarakat, dimana dalam ketentuan kerugian korban dibawah Ro 2,5 juta rupiah bisa tidak dipidanakan atau dipenjarakan namun harus melalui tahapan- tahapan.

Meski kerugian korban dibawah Rp 2,5 juta rupiah tidak menutup kemungkinan tidak bisa dipidanakan jika korban tidak mau  berdamai , untuk itu program kejagung ini bukan sebagai ajang percobaan, pasalnya ketika korban tidak mau berdamai maka perkaranya tidak bisa dituntaskan melalui rumah restorativ justice dan pelaku bisa dipidanakan. " Terang Wijeksono.

Dijelaskannya keberadaan rumah restorativ justice di desa pasir baru siapa saja bisa mengajukan dengan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan negeri rokan hulu dengan kerugian dibawah Rp 2,5 juta rupiah " bubuh Wijeksono. (Adv/ Pemkab Rohul)

Rekomendasi Untuk Anda