Balai PCB Sumbar Tentukan zonasi makam raja-raja di Rohul

29 Mar 2019, 08:51:25 WIB

By Ari Fijri

Balai PCB Sumbar Tentukan zonasi makam raja-raja di Rohul
Zonasi makam Raja-raja Rambah

PASIR PENGARAIAN - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar) terus memberikan perhatian khusus untuk warisan budaya di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Salah satunya adalah Makam Rambah yang terletak di Desa Rambah, Rambah Hilir. Selain telah mereview BPCB juga sudah melakukan studi zonasi di cagar budaya Makam raja-raja Rambah. Zonasi itu dilakukan BPCB pada Rabu (27/03/2019), bersama-sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Rohul.

Baca Juga : Kakan Kemeng Rohul Kucurkan dana BOS Madrasah Swasta Rp. 5,665 miliar

Untuk menentukan zonasi raja-raja Rambah, BPCB Sumatera Barat mengirimkan tim, yang beranggotakan Nedik Tri Nurcahyo sebagai Pengkaji, Erika Dwihayuningtyas sebagai Pengkaji, maka Wilyanif sebagai pelatih.

Zonasi Makam Raja-Raja Rambah, yang dilakukan oleh BPCB Sumatera Barat dengan Disparbud Rohul, berlangsung dari 25-31 Maret 2019.

Seperti dijelaskan oleh Ketua Tim Studi, Nedik Tri Nurcahayo, studi zonasi adalah penentuan zona atau ruang untuk mengembangkan cagar budaya Makam raja-raja Rambah dan pelaksanaan pembangunan yang dapat dipertimbangkan penyelamatan, keamanan, pemeliharaan dan pemulihan warisan budaya Makam Raja-raja Rambah.

Baca Juga : Tewas di Barak PT EDI Rohul, IRT Ditemukan Berlumuran Darah

"Melalui zonasi yang dilakukan akan ditentukan zona inti, zona penyangga, pendukung dan pengembang," kata Nedik Tri Nurcahayo.

Baca Juga :

    Menanggapi ini, Kepala Disparbud Rohul Drs. Yusmar M.Si mengatakan bahwa zonasi berguna untuk pengembangan dan promosi warisan budaya Makam raja-raja Rambah, lebih bertarget dan tertib, dan sesuai dengan hukum dan peraturan.

    Kemudian Yusmar menambahkan, tahun ini dikabarkan bahwa makam raja-raja Rambah menerima bantuan dari Dana Alokasi Khusus atau DAK Departemen Pariwisata, yang masih dalam proses, sehingga sangat berguna untuk struktur pembangunan masa depan.

    Baca Juga : Ngulik Keindahan Alam Di Riau Bersama Pesona Indonesia

    "Kami, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rohul, mengucapkan terima kasih kepada BPCB Sumatera Barat untuk Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Kasi perlindungan dari BPCB Pak Agus Trimulyono dari Sumatera Barat yang mengirim timnya ke Kabupaten Rohul seperti yang dijanjikan untuk melakukan tinjauan beberapa waktu lalu, "katanya Yusmar.

    Yusmar mengatakan Disparbud Rohul terus melakukan komunikasi aktif dan koordinasi bantuan di berbagai cagar budaya di Rohul, termasuk Benteng Tujuh Lapis di Dalu-Dalu terletak di desa Tambusai Tengah, Tambusai Kabupaten. (Fjr)

    Rekomendasi Untuk Anda