Terkait Larangan Cadar dan Celana Cingkrang, Achmad : Jalankan Perintah Agama Dilindungi UUD 1945

25 Nov 2019, 11:59:52 WIB

By Ari Fijri

Terkait Larangan Cadar dan Celana Cingkrang, Achmad : Jalankan Perintah Agama Dilindungi UUD 1945
Anggota DPR RI partai Demokrat, H Achmad M.Si

PASIR PENGARAIAN - Anggota Komisi VIII DPR-RI Dapil Riau dari Fraksi Demokrat menyatakan opini terkait polemik larangan mengenakan cadar dan celana cingkrang bagi aparatur sipil Negara (ASN).

Menurut Achmad, Negara seharusnya tidak mengurusi hal-hal yang bersifat Private Warga Negaranya.

“Kami kira masalah cadar dan celana cingkrang tidak perlu diurus negara, tak perlu diurus menteri, karena itu ranahnya private, sepanjang tidak menimbulkan masalah, konflik dan menganggu ketertiban, silahkan, ini ranahnya private," tegas Qchmad Sabtu (23/11/2019).

Dikatakan Achmad, bahwa masyarakat yang memakai cadar dan celana cingkrang meyakini apa yang mereka lakukan merupakan bagian dalam menjalankan perintah agama yang mereka yakini.

Negara seharusnya melindungi hak tersebut bukan malah melarang.

Baca Juga : Anggota MPR/ DPR RI Achmad, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke Mahasiswa

“Karana menjalankan perintah agama dan kepercayaan masing-masing dijamin Undang-Undang Dasar 1945. Bahwa setiap warga negara Indonesia berhak melaksanakan ajaran agma dan kepercayaanya masing-masing, jadi itu tidak perlu di persoalkan," kata Achmad lagi.

Achmad juga meminta, agar wacana penerapan larangan pemakaian cadar dan celana cingkrang pada ASN dapat ditinjau ulang, karena hal itu berpotensi melanggar konstitusi.

Baca Juga :

"Saya kira ini perlu ditinjua ulang, kita akan berjuang di DPR. Karena menjalankan ajaran agama itu dilindungi undang-undang. Jika ada rencana menerapkan larangan pemakaian celana cingrang dan cadar kita akan luruskan, supaya ranah privat itu tidak terlalu di campuri oleh pemerintah”.

Baca Juga : Wisata Alam Suligi Hill 812 MPDL Meraih Juara Pertama API Award 2019 Tingkat Nasional

“Kan masih banyak urusan bangsa dan negara yang urgen, yang harus segera di tuntaskan. Seperti masalah kemiskinan, pengangguran, peningkatan SDM yang unggul, itu lebih penting diurus ketimbang mengatur pakaian yang sifatnya private," ucap mantan Bupati Rohul dua priode. (Fjr)

Rekomendasi Untuk Anda