Kantongi Dukungan DPP PKB, Hafith Syukri Jalin Komunikasi Dengan Semua Parpol

09 Jan 2020, 12:58:49 WIB

By Ari Fijri

Kantongi Dukungan DPP PKB, Hafith Syukri Jalin Komunikasi Dengan Semua Parpol
Hafith Syukri, mengambil formulir pendaftaran penjaringan sebagai Cabup Rohul di DPD Partai Golkar Rohul kemarin sore

PASIR PENGARAIAN - Mantan Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) Ir. H. Hafith Syukri MM, kian mantap untuk maju di Pilkada Rohul 2020 mendatang.

Setelah dapatkan surat dukungan dari DPP PKB, putra Arifin DS ini terus intensif melakukan komunikasi Politik dengan seluruh Partai politik (parpol) di daerah yang bergelar Negeri Seribu Suluk.

Setelah mengikuti penjaringan di PDI-P, Demokrat, PKS, PAN dan Gerindra, Hafith kini mengikuti penjaringan di Partai Golkar.

Hafith yang juga Ketua DPC PKB Rohul, resmi mengambil formulir penjaringan di DPD II Partai Golkar Rohul Selasa (7/1/2020) sore, didampingi Sekjen PKB Gading Marwardi disambut hangat Seluruh Pengurus DPD II Golkar Rohul, T.Rusli,H Sarkawi dan tim penjaringan Partai Golkar lainnya.

Usai mengambil formulir, Hafith Syukri mengaku dirinya kini sudah mendapatkan rekomendasi dukungan dari DPP PKB.

Dalam surat itu, Hafith Syukri menyatakan, dirinya ditugaskan untuk melakukan komunikasi politik dengan seluruh prpol guna mencukupi persyaraat mendaftar di KPU.

“PKB hanya punya 3 kursi, tentunya kami harus mencari teman koalisi minimal mencukupi 9 kursi untuk mendaftar. Makanya setiap parpol kami jalin komunikasi kami selalu melampirkan surat rekomendasi yang diberikan DPP sebagai penguat internal PKB," katanya.

“Bila ada konsekuensi politik harus berpasangan dengan kader Golkar atau kader Partai manapun yang siap berkoalisi dengan PKB,dalam memenuhi Kuota 9 kursi maka itu akan jadi pertimbangan bagi saya," ungkap Hafith.

Baca Juga :

Diakui Hafith Syukri, semua parpol memberikan sinyal positif untuk mendukung dirinya pada pilkada mendatang. Hanya saja, sebagai seorang politisi yang santun dirinya tidak ingin mengintervensi dan menghormati mekanisme dan aturan yang berlaku di internal partai.

Hafith Mengaku, niatnya maju hanya ingin memberikan sumbangan pemikiran dan tenaga untuk memperbaiki kondisi Rohul.

“Saya tidak mengatakan bahawa negeri ini tidak diurus, negeri ini pasti diurus. tapi ada hal-hal yang lebih harus diurus. kita lihat hampir tiap tahun defisit APBD. Kita tidak bisa berlindung di balik pemerintah pusat, kita harus melakukan antisipasi yang lebih baik agar tidak terjadi defisit terus menerus," ungkapnya. (Fjr)

Rekomendasi Untuk Anda