Ditengah Banjir, Warga Desa Sontang Terhibur Lomba Pacu Sampan

02 Des 2019, 21:02:19 WIB

By Ari Fijri

Ditengah Banjir, Warga Desa Sontang Terhibur Lomba Pacu Sampan
Kades Sontang, Zulfahrianto membuka lomba pacu sampan di tengah banjir yang melanda di Desa Sontang.

SONTANG – Pertama kali diadakan di desa Sontang, warga Desa yang terkena banjir menggelar lomba sampan di genangan bajir yang terjadi.

Meski dalam suasana terendam banjir, antusias masyarakat untuk menyaksikan lomba pacu sampan sangat terlihat, dan membawa tawa dan gembira.

Aksi-aksi kelucuan yang terjadi ditengah banjir dalam perlombaan tradisional ini membuat masyarakat menyaksikan lomba pacu sampan tertawa lepas dari rasa sedih.

Diakui kepala Desa Sontang Zulfahrianto, dirinya sangat mengapresiasi lomba pacu sampan yang digagas Himpunan Pelajar dan mahasiswa Bonai (Hipemab). Karena dengan kegiatan ini, warga yang sedang dilanda banjir mendapat hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh.

"Acara ini sangat menghibur warga kami yang sedang kebanjiran,"kata pria yang akrab disapa Anto Sontang di sela-sela lomba pacu sampab, Minggu (1/12/2019) sore kemarin.

Para peserta lomba pacu sampan antar Rukun Warga di Desa Sontang ini berpacu di lintasan yang panjangnya sekitar 100 meter. Bagi peserta peraih juara pertama berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1 juta plus tropi, juara kedua mendapatkan Rp700 ribu. Sementara jura ketiga berhak mendapatkan uang tunai Rp500 ribu.

Karena banjir Kecamatan merupakan bersifat rutin dalam setiap tahunnya, sambung Anto Sontang, dirinya berjanji lomba pacu sampan, akan diadakan setiap tahun saat banjir dating, apalagi banyak masyarakat yang berminat menjadi peserta.

"Ini hiburan perdana sejak berdirinya Desa Sontang. Dan Insyaallah, ini sudah menjadi keputusan desa setiap tanggal 1 Desember diadakan lomba pacu sampan," ucapnya.

Baca Juga :

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Bonai Darussalam, kata Anto, Merendam sekotar lima desa, yakni Desa Sontang, Desa Teluk Sono, Desa Kasang Padang, Desa Kasang Mungkal dan Desa Bonai.

Dari lima desa ini, tercatat sebanyak 1.940 KK yang terdampak. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 60 sentimeter hingga tiga meter.

Selain itu, jalan lintas penghubung Kabupaten Rohul-Bengkalis yang ada di Kecamatan Bonai Darussalam juga terputus karena genangan air mencapai 1 meter lebih. (Fjr)

Rekomendasi Untuk Anda