Loading...

Bupati Instruksikan BPBD Rohul Jaga Gedung Shelter di Kawasan Water Front City

SHARE
Bupati Instruksikan BPBD Rohul Jaga Gedung Shelter di Kawasan Water Front City

Gedung Shelter Water Front City Pasir Pengaraian

PASIR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, intruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul untuk memelihara dan menjaga Gedung Shelter yang berada di belakang Water Front City Pujasera, tepian sungai Batang Lubuh.

Bangunan ini dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau tahun 2016. Bangunan Shelter seluas 8 meter kali 35 meter ini sebagai tempat penanganan bencana untuk perlindungan sementara saat evakuasi masyarakat korban bencana alam.

Bangunan ini juga memiliki sarana dan fasilitas pendukung seperti dapur umum, ruang penampungan pengungsi, kegiatan adminsitrasi dan sanitasi lengkap dibangun oleh pemerintah tahun 2017 lalu.

Bupati sangat menyayangkan, jika bangunan Shelter yang berada di belakang Pujasera Pasir Pangaraian, tidak ada penjaganya atau petugas disana.

‘’Saya sudah meninjau bangunan tempat pengunsian warga yang terkena musibah alam (Shelter) di belakang Pujasera Pasir Pangaraian. Seharusnya ada petugas yang jaga disana, agar bangunan yang ada tetap terpelihara dan terawat serta aman,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman.

Sebut Bupati lagi, keberadaan gedung Shelter yang tidak jauh dari tepi Sungai Batang Lubuh, lokasinya sangat strategis. Karena mempermudah aksebelitas bagi personil BPBD Rohul melakukan evakuasi korban bencana banjir, terutama di daerah rawan banjir terjadi di Kelurahan Pasir Pengaraian dan Desa Babussalam Kecamatan Rambah.

‘’Kami minta gedung Shelter ini harus ada petugas di sana. Bila tidak dijaga dengan baik mubazir dan cepat rusak. Kita minta ke Sekda Rohul untuk dapat mengatur, bagaimana bangunan Shelter BPBD itu ada personil yang ditempatkan di sana, agar aset daerah yang ada terjaga dengan baik,’’ katanya.

Kemudian, terkait kebersihan dan lingkungan Shelter BPBD Rohul ini harus menjadi perhatian dari OPD terkait.

‘’Bila dibiarkan kosong begitu saja, tidak ada penjagaan disana dan mubazir karena dibangun dengan menghabiskan dana miliaran rupiah,’’ ujarnya. (Fjr)