Loading...

Bank Riau Kepri Menyusul

Bapenda Sosialisasikan Aplikasi e-BPHTB ke Notaris dan PPAT

SHARE
Bapenda Sosialisasikan Aplikasi e-BPHTB ke Notaris dan PPAT

Bapenda Rohul Sosialisasikan Aplikasi e-BPHTB ke Notaris & PPAT, Bank Riau Kepri Menyusul

PASIR PENGARAIAN -‎ Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mensosialisasikan kembali cara penggunaan aplikasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang bernama e-BPHTB.

Dimana sebelumnya, e-BPHTB disosialisasikan ke pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohul, kini Bapenda Rohul mensosialisasikan aplikasi e-BPHTB ini ke puluhan Notaris & PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) yang ada di Negeri Seribu Suluk.

Ditegaskan Kepala Bapenda Rohul El Bizri S.STP, M.Si, bahwa penerapan aplikasi e-BPHTB di Rohul ‎ bisa dikatakan agak terlambat, meski ada beberapa kabupaten atau kota lain di Provinsi Riau yang belum menerapkan aplikasi ini.

El Bizri  yang juga mantan Kabag Adwil Setdakab Rohul mengaku, aplikasi e-BPHTB untuk memperpendek rentang kendali, terutama di sektor pajak BPHTB, dimana perannya mulai di PPAT, BPN, dan Bank Riau Kepri.

Sebut El Bizri, sebelumnya BPHTB masih manual, dan sekarang dengan adanya aplikasi e-BPHTB ini Bapenda mulai melakukan house to house dengan instansi terkait, yakni PPAT, BPN,‎ dan Bank Riau Kepri.

"Aplikasi e-BPHTB ini bisa mempermudah urusan dan memperpendek rentang kendali, dan ini juga dengan sistem aplikasi yang terintegrasi, transparansi kita semakin jelas," ungkapnya.

El Bizri juga mengakui, dirinya mengundang Notaris dan PPAT untuk sosialisasi penggunaan e-BPHTB karena peran mereka cukup besar, seperti peralihan hak tanah, kendali SKGR ke sertifikat, balik nama sertifikat, dan lainnya.

"Peran Notaris dan PPAT punya tugas juga‎ sebagai wajib pungut PBHTB, sebelum AJB atau perubahan sertifikat diserahkan ke BPN," tambahnya.

Kemudian, selama BPHTB masih manual, sambung El Bizri, masyarakat wajib pajak harus datang ke banyak instansi, seperti ke Notaris & PPAT, BPN, dan Bapenda Rohul.

"Artinya kita tidak bisa terintegrasi informasinya. Dengan sistem aplikasi ini sudah terintegrasi‎, dan memudahkan masyarakat," ujarnya.

Kemudian, sejauh ini Bapenda Rohul sendiri baru sebatas melakukan house to house dengan BPN dan Notaris PPAT, dan terakhir dengan pihak Bank Riau Kepri.

‎"Setelah house to house dengan seluruh elemen atau OPD atau Satker terkait baru kita launching. Target dalam bulan ini kita akan launching, karena minggu depan‎ kita jadwalkan house to house dengan bank Riau, setelah itu baru kita launching," ungkapnya.

El‎ Bizri mengimbau kepada Notaris dan PPAT, dengan adanya sosialisasi tersebut akan mengetahui cara memakai aplikasi e-BPTHB yang akan memudahkan kerja mereka.

"Notaris juga diminta jeli‎ dalam input data, sebab akan keluar hasil akhirnya. Jadi hari ini kita buat semacam house training untuk mereka agar menguasai aplikasi kita," kata El Bizri. (Adv/ Pemkab Rokan Hulu)